Connect with us

Potensi Gampong

DPMG Tinjau Produk Unggulan BUMG Di Lima Gampong, Genjot Produktivitas BUMG

Published

on

TAPAKTUAN – Guna meningkatkan produktivitas Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di Kabupaten Aceh Selatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Selatan bersama DPMG Aceh meninjau langsung hasil produk binaan BUMG di gampong Pasie Lembang Kecamatan Kluet Selatan, Gampong Dapil Kecamatan Kluet Timur dan Gampong Pasie Kualaba’u, Kecamatan Kluet Utara, Sabtu (27/6/2020).

Di gampong Pasie Kualaba’u, rombongan DPMG Aceh Selatan dan DPMG Aceh yang  didampingi Kadis DPMG Aceh Selatan, Agustinur SH dan beberapa kabidnya langsung disambut oleh perangkat gampong, pengurus BUMG Pasie Kualaba’u serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kluet Utara.

Di hadapan rombongan yang hadir, perangkat gampong dan pengurus BUMG Pasie Kualaba’u memaparkan satu persatu produk hasil binaan yang menggunakan bahan baku dari kelapa.

Terlihat ada beberapa bahan olahan kelapa yang dipaparkan kepada rombongan, diantaranya minyak kelapa gurih dan nikmat, kelapa gonseng, asaman kelapa (Pliek Ue/patarana), kerupuk kelapa.

Ada juga hasil kerajinan dari batok kelapa seperti asbak, gelas, sendok, anyaman kelapa dan anyaman lidi kelapa, menariknya, ke semua bahan olahan tersebut berasal dari bahan baku kelapa dan ramah lingkungan.

Semua hasil produksi BUMG gampong Pasie Kualaba’u tersebut diolah dan diproduksi secara manual oleh kelompok-kelompok binaan BUMG.

Untuk itu Sekretaris BUMG Pasie Kualaba’u, Ilyas berharap agar dapat menunjang produktivitas yang baik DPMG Aceh agar dapat membantu alat produksi kepada kelompok binaan BUMG gampong Pasie Kualaba’u.

Sementara itu, Kasie Kawasan KSDA TTG  DPMG Aceh, Tuti Sulastri SE, melakukan tanya jawab seputar produk yang saat ini sedang di kelola dan dikembangkan BUMG Pasie Kualaba’u tersebut.

Ia mengatakan pihaknya akan menyampaikan kepimpinan mengenai produk BUMG dan akan membantu untuk  peningkatan produktivitasnya.

“Semua hasil kunjungan di kelompok binaan BUMG di Aceh Selatan ini akan kami sampaikan kepimpinan, dan kita berupaya supaya terbantu produksi BUMG ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis BUMG Aceh Selatan, Agustinur, SH mengatakan DPMG Aceh Selatan terus mendorong dan memotivasi BUMG yang ada di Aceh Selatan agar dapat menggunakan anggaran pada program-program yang tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat.

“Dengan adanya BUMG kami berharap agar gampong dapat mandiri, menyerap lapangan kerja bagi masyarakat, BUMG harus maju dan aktif, setiap gampong harus ada satu produk unggulannya, ini harapan dan penekanan kami, jadi dana yang ada di BUMG itu dapat dipergunakan dan bermanfaat untuk gampong tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agustinur mengatakan pihaknya terus mendata pelaksanaan program BUMG dan pemanfaatannya untuk masyarakat dan bagaimana sistem pengelolaan hingga sasarannya.

“Saat ini kami terus mendata BUMG-BUMG di Aceh Selatan, sejauhmana fungsinya untuk masyarakat, jika ada BUMG yang masih melakukan kegiatan simpan pinjam maka akan kita alihkan pada kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, dengan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakatnya, menghasilkan, jadi program simpan pinjam itu ditiadakan, kami juga sudah sampaikan kepada Bupati, setiap kampung harus ada satu produk unggulan, jadi tidak lagi BUMG itu macet atau menggunakan program simpan pinjam,” tegasnya.

Agustinur mengatakan, pihaknya terus mendukung dan memotivasi BUMG – BUMG di gampong di Aceh Selatan agar terus berinovasi dalam memproduksi produk-produk terbaiknya.

“Kami akan terus membantu dan mendukung program produk unggulan binaan BUMG di gampong-gampong di Aceh Selatan, sehingga bersama BUMG kita dapat memandirikan Gampong,” tutupnya.

Rencananya, usai melakukan kunjungan di Gampong Pasie Kualaba’u, rombongan DPMG Aceh dan Aceh Selatan akan melakukan kunjungan ke DPMG Ujung Batee, Kecamatan Pasie Raja dan DPMG Panton Luas, Kecamatan Tapaktuan.

Hadir dalam rombongan DPMG Provinsi Aceh, Kasie Kawasan KSDA TTG Tuti Sulastri SE, Plt Kasie SIG Faridah S.Sos, Tim Ahli DPMG Haris, Staf KSDA TTG, Nurjuliana, Stap KSDA TTG Amar Syahputra.

Sementara itu rombongan DPMG Aceh Selatan, Kadis DPMG Aceh Selatan Agustinur SH, Kabid PK, Abdul Razak SE, Kabid Sosbud & Perekonomian Gampong, Hernida, SP, Kabid TTG, Teuku Rahmad, SSTP, TA PED P3MD, Nazrul Pazli SSi.

Sumber: Serambinews.com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Kang Azhar : Bimbel Nagan Private Buka Pendaftaran Try Out Akbar

Published

on

By

GampongAceh.com | Suka Makmue – Lembaga Bimbingan Belajar Nagan Private Kabupaten Nagan Raya membuka pendaftaran Try Out Akbar UTBK dan SBMPTN 2021. Pendaftaran Try Out Akbar tersebut terbuka gratis untuk siswa-siswi SMA/SMK kelas XII di Nagan Raya, Selasa, 05 Januari 2021.

Terhubung Via WhatsApp, Ketua Pelaksana Try Out Akbar, Azhar Hasan mengatakan pelaksanaan Try Out Akbar tersebut diharapkan dapat memberi gambaran mengenai pelaksanaan UTBK dan SBMPTN tahun ini, Jelas Azhar.

Pun demikian, Try Out ini diharapkan pula dapat membantu siswa-siswi SMA/SMK di Kabupaten Nagan Raya dalam memahami soal-soal UTBK dan SBMPTN, Ini dilakukan secara gratis untuk siswa-siswi di Nagan Raya, Tambahnya kepada Media AdvokasiRakyat.id.

Selain itu, Ia menuturkan banyak sekali keuntungan yang akan diperoleh dengan mengikuti Try Out ini, di antaranya adalah siswa-siswi dapat mengetahui kemampuan dirinya dalam menjawab soal-soal yang dianggap sulit, Serta dapat memberikan gambaran kepada siswa-siswi dalam menentukan jurusan yang tepat  untuk mereka nantinya.

Pendaftaran tahap pertama dibuka sejak Selasa 29 Desember 2020 hingga Rabu 13 Januari 2021. Pendaftaran dapat dilakukan melalui http://bit.ly/DAFTARTOUTBKBNP atau datang langsung ke outlet Bimbel Nagan Private di Jl. Simpang Peut – Jeuram, Gampong Cot Peradi, Kecamatan Suka Makmue.

“Untuk info lebih jelas dapat diikuti official account instagram bimbel kami, yaitu @nagan_private,” Demikian tutup Ketua Pelaksana ini yang kerap disapa Kang Azhar.

Continue Reading

Potensi Gampong

Empat Gampong di Aceh Selatan Telah Berhasil Kelola BUMG, Ini Jenis Usahanya

Published

on

By

Gampongaceh.com-Tapaktuan. Empat Gampong di Kabupaten Aceh Selatan dinilai berhasil mengelola Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Gampong (PAG).

Adapun empat Gampong dimaksud, yakni Gampong Madat, Kecamatan Samadua dengan Unit Usaha Air Isi Ulang, Gampong Ladang Kasik Putih, Kecamatan Samadua dengan unit usaha Peternakan Ayam dan Kambing.

Kemudian Gampong Sapik, Kecamatan Kluet Timur dengan unit usaha Padi, dan Ujung Pulo Cut, Bakongan Timur dengan unit usaha ayam petelur.

“Ke empat Gampong tersebut sudah berhasil dalam mengelola BUMG-nya, sebab hasil dari itu sudah menjadi sumber PAG bagi gampong – gampong tersebut.

Selain dari 4 Gampong tersebut, sebanyak 92 Gampong juga sudah memiliki BUMG. Namun keempat gampong tersebut BUMG-nya sudah sangat berkembang,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan, Agustinur SH kepada Serambinews.com di ruang kerjanya, Rabu (02/09/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Desa Madat, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan tergolong berhasil dalam mengembangkan usahanya.

Bahkan keuntungan dari Galon air minum isi ulang “Madat Water” yang berdiri pada tahun 2016 itu keuntungannya mulai dirasakan masyarakat setempat.

Buktinya, setiap menyambut bulan suci Ramadhan, seluruh warga gampong setempat kebagian mendapatkan daging meugang dan Sembako dari hasil keuntungan usaha tersebut.

“Keuntungan dari tahun 2016-2017 disalurkan kepada seluruh masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan berupa daging kerbau dan Beras di tahun 2018 lalu,” kata Keuchik Desa Madat, Fitriadi kepada Serambinews.com, Sabtu (4/5/2019).

Dikatakannya, di tahun ini, hasil keuntungan galon air minum “Madat Water” (BUMG) kali kedua kembali menyalurkan kepada seluruh masyarakat berupa daging kerbau dan satu karung beras.

“Harapan saya, kegiatan ini akan terus berlanjut dan kedepan semoga penghasilan BUMG Madat Mandiri akan lebih baik lagi dan berkembang di bidang lain. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat,” harapnya.

Terkait program yang digagaskan Keuchik setempat itu mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakatnya.

“Penyaluran daging kerbau dan beras bagi kami sangat membantu meringankan kami, jadi kami tidak perlu membeli daging lagi,” ungkap Ayu salah seorang warga setempat.

Sumber: Serambinews.com

Continue Reading

Potensi Gampong

Panen Perdana Ayam Potong, BUMG Seumirah Raih Untung Rp100 Juta

Published

on

By

Ganpongaceh.com-Lhoksukon. Berawal dari ketekunan dan kekompakan, kini Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Beudeuh Beusare, Gampong Seumirah, Nisam Antara, Aceh Utara, mulai menuai hasil. Dari panen perdana budidaya ayam pedaging (ayam potong) mereka meraih untung Rp100 juta.

Panen perdana yang dilakukan pada Minggu (23/8/2020) digelar secara meriah. Sebagai wujud syukur, pihak manajemen BUMG Beudeuh Besare menyantuni 37 orang yatim piatu di gampong tersebut.

Pada panen ini, mereka berhasil menjual 23.300 ekor. 200 ekor dibagi kepada warga. Sedangkan jumlah ayam yang mati selama proses pemeliharaan sebanyak 500 ekor.

Direktur BUMG Beudeuh Beusare, Dahlan Andib kepada aceHTrend mengatakan Gampong Seumirah saat ini fokus pada budidaya ayam pedaging yang telah direncanakan sejak tahun 2018.

Kandang ayam dibangun dengan fasilitas pendukung serba otomatis. Termasuk membersihkan kotoran ayam secara otomatis. Kandang berkapasitas 24.000 ekor ayam, menyerap anggaran sekitar Rp1.2 miliar. Sumber dana dari DD selama dua tahun.

“Ayam potong baru bisa dipanen ketika berusia sekitar 35 hari. Untuk panen perdana ini ada sekitar 23.300 ekor, 500 ekor mati, 200 ekor lagi dibagikan kepada masyarakat,” kata Dahlan Andib.

Dahlan menjelaskan, pada panen perdana, mereka meraup untung Rp100 juta.

Keuchik Gampong Seumirah, Tgk Lukman menyebutkan BUMG Beudeuh Beusare menghasilkan ayam pedaging yang dipasarkan melalui perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan pihaknya.

“Ini tahap pertama, dan selanjutnya juga akan melakukan budidaya dengan jumlah yang sama dengan masa tiga bulan dua kali panen. Selain untuk BUMG, anggaran Dana Desa tahun ini juga difokuskan untuk BLT dengan jumlah anggaran 621 juta,” kata Lukman.

Lukman dengan bangga menjelaskan, kali ini pihaknya dapat menyantuni 37 orang yatim dan piatu, berupa pemberian uang dan sembako.

Sumber: acehtrend.com

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 gampongaceh.com