Connect with us

Adventorial

Kementerian Pendidikan DEMA UIN Ar-Raniry Gelar Seminar Nasional

Published

on

Kementerian Pendidikan DEMA UIN Ar-Raniry Gelar Seminar Nasional. (*)

GampongAceh.com – Banda Aceh – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Ar-Raniry berkolaborasi dengan DEMA UIN Syarif Hidayatullah dan DEMA UIN Sunan Kalijaga menggelar acara Webinar Pendidikan Nasional dengan tema “Skenario Pendidikan Indonesia : Antara Keinginan dan Realita” di Room Zoom Cloud Meeting (06/07/2021) Selasa.

Webinar Pendidikan Nasional terselenggara atas kerjasama tiga kampus Nasional Negeri yang di handle oleh Kementerian Pendidikan DEMA UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Kementerian Pendidikan dan Keilmuan DEMA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan DEMA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Acara Webinar Pendidikan Nasional dibuka oleh Ketua Komite I DPD RI, H. Fachrul Razi M.Ip. Sambutan kehormatan kegiatan Webinar ini sebagai bentuk apresiasi terhadap anak-anak muda nasional akan kepedulian sistem pendidikan Indonesia.

“Hari ini sistem pendidikan Indonesia terdapat kesenjangan. Penguatan karakter merupakan jalan tempuh untuk memperbaiki kualitas pendidikan. Upaya kaum Muda intelektual sangat dibutuhkan pemerintah agar terhubung di setiap ranah pendidikan” ucap Ketua komite I DPD RI.

Kesempatan yang sama, Senator Fachrul Razi menjelaskan, Pendidikan adalah akar dan pondasi bagi generasi muda. Seberapa baiknya kualitas pendidikan akan menentukan masa depan negara. Nyatanya masalah kesenjangan dan pemerataan pendidikan di Indonesia masih menjadi polemik, terutama di tengah pandemi saat ini, Cetus Senator.

Seminar Pendidikan Nasional menghadirkan pemateri dari Biro Hukum Setda Aceh, El Fakhri S.H, Menteri Pendidikan dan Keilmuan DEMA UIN Syarif Hidayatullah, Brilliant Dwi Izzulhaq dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan DEMA UIN Sunan Kalijaga, Siti Junairiyah.

Acara Seminar Pendidikan Nasional ini sukses dipandu oleh moderator Handal (Muhammad Afdha) selaku Menteri Pendidikan DEMA UIN Ar-Raniry dan didukung oleh Sekolah Literasi, Media AdvokasiRakyat.id, Sumberpost.com, AcehTrend.com, KasusAceh, Yayasan Pemimpin Muda Aceh, Formasi, Trans89.com. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adventorial

Pasca Banjir Aceh Utara-Aceh Timur, IARMI Bersama SPK-YPMA Salurkan Bantuan

Published

on

By

GampongAceh.com – Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Batalyon 01 WB-UNSYIAH (IARMI YON 01 WB-USK bersama Sekolah Pilar Kebangsaan Yayasan Pemimpin Muda Aceh (SPK-YPMA) Malaksanakan program Penyaluran 5.000 lembar masker dan 500 paket sembako kepada korban banjir Aceh Utara dan Aceh Timur.

Muhammad Jabirullah, SH (Sir. JABIR) selaku Komandan Satgas IARMI dan juga selaku pimpinan SPK-YPMA menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk pengapdian dan juga kepedulian terhadap masyarakat di masa Covid-19 serta korban banjir yang terjadi di kedua kabupaten tersebut, Jelansya.

Tahap pertama ini paket bantuan tersebut disalurkan di wilayah kecamatan Syamtalira Aron yang sama sekali belum ada datang bantuan apapun. Pun demikian, Jabir menambahkan, dalam 3 hari ini fokus nya Aceh Utara, setelah itu baru ke wilayah Aceh timur.

Donasi ini dihimpun dari IARMI, MENWA, SPK-YPMA serta uluran tangan masyarakat dari berbagai kalangan.

Penyaluran bantuan ini akan terus berjalan hingga mencapai jumlah yang di targetkan dan masih open donasi serta akan terus bersinergi meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang sama sekali belum mendapatkan bantuan sebagai korban bencana ini, tutupnya. (Alja)

Continue Reading

Adventorial

Gelar Rapat Kerja Online, Senator Fachrul Razi Bahas Penyaluran Dana Desa dan BLT di Aceh

Published

on

By

JAKARTA – Senator Fachrul Razi menggelar rapat kerja secara online dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh (PMGA), Provinsi Aceh Azhari MSi membahas penyaluran dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Aceh, Jumat (8/5/2020).

Rapat kerja itu juga menghadirkan Ir Razali MSi, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Muksalmina (Ketua Apdesi Aceh) dan Ismunazar SE MM Pelopor Smart Gampong Aceh/Sekretaris Gampong Blang Matang Kuli.

Rapat Virtual ini juga disaksikan lansung oleh para perangkat desa yang ingin berpartisipasi dalam hal penyaluran dana desa dan BLT Aceh.

Dalam pengantar awal, Fachrul Razi memaparkan terkait aturan dan penyaluran dana desa.

Fachrul Razi menjelaskan pentingnya percepatan penyaluran dana desa dan BLT di Aceh dan menjadi hal penting yang harus diketahui bersama bagaimana mekanismenya serta yang terjadi di lapangan.

“Anggaran dana desa di Aceh sebesar 5,050 triliun untuk 6.497 gampong dan maksimal 25 persen dari dana desa dapat digunakan untuk BLT atau sebesar 1,347 triliun dari total dana desa,” jelas Fachrul Razi.

Dalam penyampaiannya Fachrul Razi mengatakan masyarakat juga ingin mengetahui lebih jauh tentang proses yang sudah dilakukan oleh daerah dan kebijakan yang sudah diputuskan Pemerintah Pusat tentang berapa persen Aceh berhak menerima dana tersebut.

“Secara nasional tercatat 12 juta kepala keluarga (KK) yang akan menerima bantuan sana desa akibat dampak Covid-19. Nah untuk Aceh berapa,” ujarnya.

Ia mengingatkan, sejumlah Rp 5,050 triliun dana desa untuk Aceh yang akan disalurkan ke 6497 desa, agar tepat sasaran dan tidak ada desa yang kena pinalti akibat kebijakan BLT.

Terkait BLT rujukannya Peraturan Menteri PDTT No 6 Tahun 2020 yang merevisi Permendes No 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020.

Aturan ini menyangkut BLT Dana Desa, Padat Karya Dana Desa, dan Desa Tanggap Covid-19. Fachrul Razi juga menambahkan ada 3 tahap proses pencairan dana desa

Sementara itu, Azhari SE, MSi, Kepala Dinas PMG Aceh menjabarkan dana desa yang sudah teranggarkan dan sudah mulai disalurkan sejak bulan Mei 2020 ini. Sedikitnya ada 16 kabupaten yang sudah menyalurkan tahap pertama.

“Dari jumlah 6.497 gampong, 5.660 sudah terbentuk gampong tanggap Covid-19 dan relawan desa lawan Covid-19 dan yang belum 837 gampong,” jelas Azhari.

Berkaitan dengan penyaluran BLT dari dana desa tahun 2020, Azhari mengatakan bahwa 117 gampong sudah melakukan APBDes perubahan tahun 2020 dan sisanya 5.889 gampong belum melakukan perubahan. Sehingga realisasi penyaluran BLT dari dana desa tahun 2020 baru 66 gampong di tiga kabupaten/kota, sementara yang belum 6.431 gampong tersebar di 20 kabupaten/kota.

“Kemudian terkait tentang BLT Aceh saat ini masih menjadi kendala di lapangan, ada banyak perubahan peraturan yang dikeluarkan mulai dari Permendes No 6 tahun 2020 sehingga berdampak pada berubahnya Pergub dan Perwal tingkat daerah. Hal ini juga berdampak serius di tingkat daerah dalam mendata warga masyarakat yang berhak menerima bantuan ini,” jelas Azhari.

Menjawab persoalan tersebut, Razali, Sekretaris Dirjen Percepatan Pembangunan Desa di Kemendes mengungkapkan bahwa sebenarnya revisi aturan bukan untuk tujuan semena-mena oleh Pusat namun sebagai payung hukum yang harus dikuti bersama.

“Misalkan dari 14 syarat yang kita usulkan, ada temuan di lapangan ini mempersulit kinerja kepala desa tingkat daerah dan para relawan yang bertugas, sehingga kita sederhanakan syaratnya agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dapat segera terbantu,” jelas Razali.

Ia mengatakan, seharusnya penyaluran tahap pertama untuk bulan April, dan Mei ini sudah semua disalurkan.

“Kita ketahui bersama Refocusing anggaran ini memang sudah dilakukan di setiap desa karena ini merupakan bencana non alam yang kita terima bersama dan wajib kita cegah secara berkala,” tambah Razali.

Muksalmina, Ketua Apdepsi Aceh, perubahan aturan menjadi kendala dana desa di Aceh. “Ada multitafsir regulasi (aturan) berdampak serius sampai ke tingkat desa,” jelas Muksalmina.

Muksalmina menambahkan mulai dari verifikasi data hingga proses penyaluran menimbulkan banyak paradigma yang diterima oleh para geuchik dan relawan di lapangan. “Ini menjadi catatan penting bagi kita semuanya,” tegasnya.

Ia mengharapkan adanya payung hukum untuk kepala desa (Keuchik) saat bencana Covid-19 dan BLT secepatnya disalurkan, mengingat sangat dibutuhkan masyarakat.

Ismunazar, inisiator Smart Gampong di Blang Matang Kuli Aceh utara, dalam rapat itu mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada senator dan jajaran lainnya dalam mengawal isu desa.

Ia mengatakan, Smart Gampong hadir di Blang Matang Kuli sangat membantu saat memasukan data untuk kepentingan penyaluran dana BLT.(*)

ADVENTORIAL

Continue Reading

Adventorial

DPR Harap Aturan ‘New Normal’ Tidak Tumpang Tindih

Published

on

By

POLHUMED, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengeluarkan panduan untuk melaksanakan kebiasaan baru atau new normal dalam mencegah virus Corona (COVID-19) di tempat bekerja.

Panduan tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatuh Wafiroh mengingatkan agar aturan new normal tidak tumpang tindih dengan aturan yang sudah ada.

Termasuk, protokol Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Kita berharap peraturan ini tidak seperti peraturan-peraturan sebelumnya yang satu tumpang tindih, yang kedua terkesan sering berubah-ubah,” kata politisi yang akrab disapa Ninik ini dilansir dari laman resmi DPR RI, Selasa (26/5/2020).

Ia memahami langkah pemerintah menerapkan kebijakan new normal, karena dampak dari COVID-19 terhadap perekonomian, sosial dan sebagainya sangatlah besar.

Namun, ia mengajak semua tetap waspada dan melaksanakan protokol kesehatan COVID-19.

“Kita tetap waspada dan tetap melakukan protokol COVID-19, tapi satu sisi roda perekonomian juga tidak mati 100 persen,” ucapnya.

Ia pun belum mengetahui apakah pemerintah sudah melakukan kajian terhadap new normal ini.

“Saya tidak tahu apakah ini sudah dalam kajian yang cukup matang atau tidak. Walaupun saya yakin sudah ada kajiannya,” tutup politisi Fraksi PKB itu. (P/FP)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 gampongaceh.com