Connect with us

Berita

Mahasiswa KKN Covid-19 Unimal Berikan Edukasi Tentang Standar Cara Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sesuai Prokes Di Gampong Panggoi.

Published

on

Gampongaceh.com-Lhokseumawe. Mahasiswa KKN Covid-19 Universitas Malikussaleh Kelompok 142 memberikan edukasi tentang pentingnya mencuci tangan pakai sabun (CTPS) serta memberikan edukasi tata cara mencuci tangan yang baik dan benar demi memutuskan rantai penyebaran virus COVID-19 kepada anak-anak di Gampong Panggoi khususnya Dusun D, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Senin (2/11/2020).

Badan Kesehatan Dunia atau WHO serta Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC pun mengeluarkan himbauan mengenai hal yang harus dilakukan dalam mencegah penyebaran virus COVID-19 jenis baru ini.

Upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan berbagai upaya pencegahan, salah satunya adalah mencuci tangan menggunakan sabun atau yang sering kita dengar dengan istilah CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) dengan baik dan benar.

Seperti yang kita ketahui perilaku anak di masa depan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai yang ditanamkan sejak masa kecilnya, termasuk untuk menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan dengan baik dan benar.

Meskipun terlihat sederhana, manfaat cuci tangan sangat banyak, bahkan salah satu cara terhindar dari COVID-19 adalah dengan rajin mencuci tangan dengan baik dan benar menggunakan sabun.

Oleh karena itu, para mahasiswa KKN Covid-19 Universitas Malikussaleh dari kelompok 142 yang beranggotakan 7 orang yaitu diantaranya; Muhammad Daniel (Teknik Mesin), Uwis Qarni (Teknik Mesin), Muammar Khadafi (Teknik Mesin), Nurmulana Afdy (Teknik Industri), Filza Adila Miraza (Teknik Industri),  Dara Funna (Teknik Industri) dan Emilza Rizkiah (Adm Publik).

Mahasiswa KKN Unimal Sedang Memberikan Edukasi Tata Cara Mencuci Tangan Yang Sesuai Prokes Covid-19

Para mahasiswa yang didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Rozanna Dewi, ST., M.Sc berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan pemberian edukasi kepada anak-anak di Gampong Panggoi Dusun D tentang pentingnya untuk mencuci tangan menggunakan sabun serta mengajarkan langsung kepada anak-anak tersebut bagaimana cara mencuci yang baik dan benar.

“Karena yang diajarkan adalah anak-anak, maka kami harus memberikan edukasi dengan bahasa yang mudah untuk dipahami oleh mereka dan mengajari mereka secara langsung satu persatu bagaimana cara mencuci tangan pakai sabun dengan baik dan benar agar mereka tidak hanya sekedar tahu tetapi dapat memahami dan mengingatnya dengan baik agar dapat senantiasa menerapkan kebiasaan baik ini dalam kehidpuan sehari-harinya mereka.

Nurmulana Afdy salah satu peserta KKN saat dimintai keterangannya mengatakan bahwa kegiatan ini juga dilaksanakan dengan tidak melupakan protokol kesehatan.

Menurut pantauan media kegiatan edukasi ini mendapat banyak respon positif, baik dari anak-anak yang ikut serta maupun para masyarakat Desa Panggoi Dusun D.

“Ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat, karena sangat penting untuk mengajarkan kebiasan baik kepada anak-anak terutama disaat pandemi seperti ini” ujar Fitri selaku Kader dari Dusun D Gampong Panggoi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Setelah Review, AWPF Lanjutkan Pemetaan Kebutuhan Spesifik Perempuan Komunitas Di Bener Meriah

Published

on

By

Gampongaceh.com-Redelong. Setelah melakukan Review dengan Community Organizer dan anggota kelompok di Kabupaten Bener Meriah dua minggu lalu, Aceh Women’s for Peace Foundation melanjutkan pemetaan kebutuhan Spesifik perempuan dan penyusunan rencana tahunan komunitas perempuan khususnya d Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan pemetaan yang dilakukan AWPF ini di ikuti oleh dua kelompok komunitas (Dedingin Cilala dan Peteri Pitu) yang didominasi dari Tingkeum dan Balee Atu dengan jumlah peserta berkisar 40 orang.

Hal pemetaan ini kita lakukan untuk pemberdayaan komunitas perempuan yang selama ini belum sepenuh haknya dipenuhi oleh para pihak pengambil kebijakan, padahal menurut kasat mata kita melihat kebutuhan perempuan ini sangat penting untuk dipenuhi demi terciptanya suasana damai dan penuh keadilan dalam kehidupan sehari-hari, Ujar Irma Selaku Direktur AWPF.

“Kita ketahui bersama bahwa, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak d Bener Meriah hari ini sangat jauh dari kata aman, maka kita selaku perempuan harus mendata dan menyuarakan membela perempuan demi terciptanya situasi yang adil serta damai dalam kehidupan sosial”.

Lanjut Irma, Pemetaan ini guna Mewujudkan kelompok perempuan komunitas yang kuat, khususnya di daerah pasca konflik, agar secara berkelanjutan mampu menciptakan dan menjaga kehidupan yang nir-kekerasan, sejahtera dan berkeadilan sebagai wujud inisiasi damai dari perempuan untuk semua, Tutur Aktivis Perempuan ini.

Kendati Demikian, Syafridah selaku Manajer Program berharap hasil yang ingin kita capai, Adanya rumusan kebutuhan spesifik dan Rencana Tahunan perempuan di komunitas, yang disampaikan kepada pemangku kepentingan di masing gampong dampingan program, Papar Ida.

Kemudian, pemetaan ini kita inginkan Adanya rumusan strategis Perempuan Komunitas dalam melindungi Perempuan Korban Kekerasan di lingkungannya, serta Adanya dukungan para pihak dan rencana tindak lanjut dalam penanganan kekerasan terhadap perempuan oleh kelompok komunitas perempuan di masing-masing gampong, Tutup Syafridah yang akrab di sapa Kak Ida

Kegiatan pemetaan kebutuhan spesifik perempuan yang di ikuti oleh kaum ibu-ibu dari kelompok komunitas binaan AWPF tampak juga mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan sebelum memasuki acara dan semuanya memakai masker demi tercegahnya penularan Virus Covid-19 yang sedang marak terjadi saat ini. Informasi yang di himpun oleh awak media, aturan ini sudah disampaikan dari AWPF sebelumnya agar semua taat aturan Pemerintah dan wajib mematuhi protokol Covid-19.

Continue Reading

Berita

Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 402 Lakukan Sosialisasi Covid-19 Di Panti Asuhan Dan Salurkan Paket PHBS

Published

on

By

Gampongaceh.com-Medan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 402, dari Universitas Malikussaleh (Unimal), Aceh Utara, yang sedang melaksanakan KKN di Kota Medan, Sumatera Utara (Medan) bekerjasama dengan  Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut melakukan Sosialisasi Covid-19 Ke Panti Asuhan dengan tema “Menuju Panti Asuhan bebas Covid-19 dengan menerapkan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) demi mencegah penularan di masa pandemi.

Anggota KKN kelompok 402 dibawah bimbingan Bapak Zulfadli,S.H.,M.Si terdiri dari 7 orang mahasiswa yang diantaranya Diva Yunica Cisty, Fitri Utari, Liza Nureflyn, Olivia Sukma Zein,Rizky Efendi, Ichsan Vemichair, dan Tito Rico Nainggolan yang ketujuh mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh.

Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 10 November 2020 di panti asuhan Al jami’yatul Washliyah yang bertempat di Jl.Yos Sudarso KM 6 No.1,Tj.Mulia, Kec.Medan Deli, Kota Medan. Sosialisasi dilaksanakan pada pukul 08.00-12.00 Wib.

Adapun tujuan kegiatan sosialisasi yaitu memberikan Edukasi keanak-anak yang tinggal dipanti mulai dari mengetahui Gejala Infeksi Corona, mengajarkan cara mencegah penyebaran virus Corona,mengajarkan Cuci tangan yang Baik dan Benar, hingga mengajak anak-anak panti untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Selain dilakukannya sosialisasi, KKN Kelompok 402 yang bekerja sama dengan PMI Sumut juga memberikan paket PHBS berupa masker serta sabun, yang harapannya dapat digunakan seharihari pada anak Panti Asuhan.

Continue Reading

Berita

Sangat Kreatif, Mahasiswa KKN Unimal 037 Produksi Sabun Untuk Lakukan Gerakan Mencuci Tangan Di Gampong Kuta Lhoksukon.

Published

on

By

Gampongaceh.com-Lhoksukon. Mahasiswa peserta KKN Covid-19 Universitas Malikussaleh kelompok 037 melakukan inisiatif memproduksi sabun cuci tangan (Hand Soap) dengan  berbagai bahan baku kimia dan herbal secara swadaya

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Gampong Kuta Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara (09/11/20).

Peserta KKN yang terdiri dari M. Juwanda (Agroteknologi), Salfa Najwa (Ilmu Hukum), Muhammad Rahmi (Ilmu Politik), Syera Mauliza S (Akuakultur), Zahara Fitria (Ilmu Hukum), Nada Myslara (Ilmu Hukum), dan Wildatul Husna (Ekonomi Syariah) yang didampingi oleh dosen pembimbing Chairil Akhyar, SE., M.SI

Menurut amatan media, sabun cuci tangan (Hand Soap) yang diproduksi sejumlah 50 botol tersebut langsung dibagikan kepada masyarakat Gampong Kuta Lhoksukon untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan ditengah suasana pandemi Covid-19.

Salfa Najwa salah satu dari peserta KKN Covid-19 Universitas Malikussaleh saat dikonfirmasi oleh media via WhatsApp mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan program KKN dari kelompok 037 untuk menyukseskan tema KKN Universitas Malikussaleh yang tahun ini bertemakan Covid-19.

“Dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dapat dilakukan berbagai upaya pencegahan, salah satunya adalah gerakan mencuci tangan menggunakan sabun atau yang sering kita dengar dengan istilah CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) dengan baik dan benar, oleh karena itulah kami berinisiatif memproduksi sabun cuci tangan untuk dibagikan kepada masyarakat gampong”. Ujar Salfa

Kegiatan produksi sabun cuci tangan (Hand Soap) yang dilakukan oleh peserta KKN Covid-19 Unimal Kelompok 037 ini mendapatkan dukungan dan respon positif baik dari unsur masyarakat yang ikut serta maupun aparatur Gampong Kuta Lhoksukon.

Keuchik Gampong Kuta Lhoksukon mengatakan bahwa ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat, karena sangat penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan ditengah pandemi Covid-19 seperti membiasakan diri dengan mencuci tangan dengan baik dan benar.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 gampongaceh.com