Connect with us

Potensi Gampong

Pemko Banda Aceh Bina Gampong Proklim Untuk Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim

Published

on

“Sudah sekian lama Kisruh hingga menjadi polemik berkepanjangan di desa Paya Barat hingga sa’at ini tidak terselesaikan baik itu di tingkat desa maupun di tingkat kecamatan sekalipun, walau berbagai upaya dilakukan. Perseteruan antara Keuchik dengan Tuhapeut semakin bergejolak, karena kedua belah pihak saling mempertahankan keegoannya masing – masing,” Ungkapnya.

Jelasnya kembali,”Setahu kami, Camat Kecamatan Peudada” Zamzami, belum pernah memanggil kedua belah pihak untuk bersemuka, baru upaya pemanggilan secara berasingan, bahkan para pihak yang berseteru sendiri yang mendatangi Camat, padahal  polemik di Desa Paya Barat ini bisa terselesaikan ditingkat kecamatan saja dan itu adalah kewenangan Camat.

Menindak lanjuti Kisruh Paya Barat yang semakin berlarut ini,”DPMG Bireuen akan segera memanggil Camat Peudada serta para pihak yang berseteru, untuk dapat menyelesaikannya ditingkat Kabupaten, Walaupun ini merupakan Inisiatif Dinas, namun sangat perlu disegerakan,” Kata Mulyadi.

Sebelumnya dihari yang sama, Camat Kecamatan Peudada” Zamzami, didampingi Keuchik (Kades) Paya Barat” Azhari kepada Tim,Barometer99.com mengatakan,”Kami telah beberapa kali melakukan  upaya untuk menyelesaikan polemik antara Keuchik dengan Tuhapeut desa Paya Barat, bahkan sampai ketahap membuat satu peryataan hitam di atas putih yang ditanda tangani  oleh saya sendiri (Camat), Pihak Polsek, Danramil serta Safwadi (Tuhapeut) dengan bersedia menyetujui pernyataan tersebut,” Imbuhnya.

Adapun pernyataan yang dimaksud berbunyi :
– Meminta waktu Satu hari untuk memastikan Jadi atau Tidaknya menandatangani Qanun APBG 2020, Gampong Paya Barat Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. 
– Apabila pasal pertama tidak kami lakukan, kami siap mengundurkan diri dari jabatan ketua Tuhapeut dan anggota, kata Camat sambil menunjukkan Pernyataan tersebut kepada Tim,Barometer99.com
Dikatakan Zamzami” pada keesokan harinya dengan tanpa adanya laporan atau pemberitahuan ke penegak hukum yakni pihak Kepolisian setempat, Para Tuhapeut malah membawa sejumlah warga untuk berdemo di halaman kantor camat Peudada, adapun pendemo yang datang dibawah 20 orang atas nama masyarakat dari desa paya barat, dengan agenda menuntut kepada camat untuk segera  mencopot  Keuchik paya barat dari jabatannya,” Ujarnya.

“Ini sudah lari dari kesepakatan yang telah di setujui Tuhapeut sebelumnya. Tuhapeut Ingkar terhadap apa bunyi pernyataan yang ditandatangani kemaren dan apa yang telah dilakukannya,”papar Zamzami yang diiyakan Azhari selaku Keuchik paya barat kecamatan peudada Kabupaten Bireuen,” Tuturnya.

Sumber: Acehportal.com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Kang Azhar : Bimbel Nagan Private Buka Pendaftaran Try Out Akbar

Published

on

By

GampongAceh.com | Suka Makmue – Lembaga Bimbingan Belajar Nagan Private Kabupaten Nagan Raya membuka pendaftaran Try Out Akbar UTBK dan SBMPTN 2021. Pendaftaran Try Out Akbar tersebut terbuka gratis untuk siswa-siswi SMA/SMK kelas XII di Nagan Raya, Selasa, 05 Januari 2021.

Terhubung Via WhatsApp, Ketua Pelaksana Try Out Akbar, Azhar Hasan mengatakan pelaksanaan Try Out Akbar tersebut diharapkan dapat memberi gambaran mengenai pelaksanaan UTBK dan SBMPTN tahun ini, Jelas Azhar.

Pun demikian, Try Out ini diharapkan pula dapat membantu siswa-siswi SMA/SMK di Kabupaten Nagan Raya dalam memahami soal-soal UTBK dan SBMPTN, Ini dilakukan secara gratis untuk siswa-siswi di Nagan Raya, Tambahnya kepada Media AdvokasiRakyat.id.

Selain itu, Ia menuturkan banyak sekali keuntungan yang akan diperoleh dengan mengikuti Try Out ini, di antaranya adalah siswa-siswi dapat mengetahui kemampuan dirinya dalam menjawab soal-soal yang dianggap sulit, Serta dapat memberikan gambaran kepada siswa-siswi dalam menentukan jurusan yang tepat  untuk mereka nantinya.

Pendaftaran tahap pertama dibuka sejak Selasa 29 Desember 2020 hingga Rabu 13 Januari 2021. Pendaftaran dapat dilakukan melalui http://bit.ly/DAFTARTOUTBKBNP atau datang langsung ke outlet Bimbel Nagan Private di Jl. Simpang Peut – Jeuram, Gampong Cot Peradi, Kecamatan Suka Makmue.

“Untuk info lebih jelas dapat diikuti official account instagram bimbel kami, yaitu @nagan_private,” Demikian tutup Ketua Pelaksana ini yang kerap disapa Kang Azhar.

Continue Reading

Potensi Gampong

Empat Gampong di Aceh Selatan Telah Berhasil Kelola BUMG, Ini Jenis Usahanya

Published

on

By

Gampongaceh.com-Tapaktuan. Empat Gampong di Kabupaten Aceh Selatan dinilai berhasil mengelola Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Gampong (PAG).

Adapun empat Gampong dimaksud, yakni Gampong Madat, Kecamatan Samadua dengan Unit Usaha Air Isi Ulang, Gampong Ladang Kasik Putih, Kecamatan Samadua dengan unit usaha Peternakan Ayam dan Kambing.

Kemudian Gampong Sapik, Kecamatan Kluet Timur dengan unit usaha Padi, dan Ujung Pulo Cut, Bakongan Timur dengan unit usaha ayam petelur.

“Ke empat Gampong tersebut sudah berhasil dalam mengelola BUMG-nya, sebab hasil dari itu sudah menjadi sumber PAG bagi gampong – gampong tersebut.

Selain dari 4 Gampong tersebut, sebanyak 92 Gampong juga sudah memiliki BUMG. Namun keempat gampong tersebut BUMG-nya sudah sangat berkembang,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan, Agustinur SH kepada Serambinews.com di ruang kerjanya, Rabu (02/09/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Desa Madat, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan tergolong berhasil dalam mengembangkan usahanya.

Bahkan keuntungan dari Galon air minum isi ulang “Madat Water” yang berdiri pada tahun 2016 itu keuntungannya mulai dirasakan masyarakat setempat.

Buktinya, setiap menyambut bulan suci Ramadhan, seluruh warga gampong setempat kebagian mendapatkan daging meugang dan Sembako dari hasil keuntungan usaha tersebut.

“Keuntungan dari tahun 2016-2017 disalurkan kepada seluruh masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan berupa daging kerbau dan Beras di tahun 2018 lalu,” kata Keuchik Desa Madat, Fitriadi kepada Serambinews.com, Sabtu (4/5/2019).

Dikatakannya, di tahun ini, hasil keuntungan galon air minum “Madat Water” (BUMG) kali kedua kembali menyalurkan kepada seluruh masyarakat berupa daging kerbau dan satu karung beras.

“Harapan saya, kegiatan ini akan terus berlanjut dan kedepan semoga penghasilan BUMG Madat Mandiri akan lebih baik lagi dan berkembang di bidang lain. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat,” harapnya.

Terkait program yang digagaskan Keuchik setempat itu mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakatnya.

“Penyaluran daging kerbau dan beras bagi kami sangat membantu meringankan kami, jadi kami tidak perlu membeli daging lagi,” ungkap Ayu salah seorang warga setempat.

Sumber: Serambinews.com

Continue Reading

Potensi Gampong

Panen Perdana Ayam Potong, BUMG Seumirah Raih Untung Rp100 Juta

Published

on

By

Ganpongaceh.com-Lhoksukon. Berawal dari ketekunan dan kekompakan, kini Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Beudeuh Beusare, Gampong Seumirah, Nisam Antara, Aceh Utara, mulai menuai hasil. Dari panen perdana budidaya ayam pedaging (ayam potong) mereka meraih untung Rp100 juta.

Panen perdana yang dilakukan pada Minggu (23/8/2020) digelar secara meriah. Sebagai wujud syukur, pihak manajemen BUMG Beudeuh Besare menyantuni 37 orang yatim piatu di gampong tersebut.

Pada panen ini, mereka berhasil menjual 23.300 ekor. 200 ekor dibagi kepada warga. Sedangkan jumlah ayam yang mati selama proses pemeliharaan sebanyak 500 ekor.

Direktur BUMG Beudeuh Beusare, Dahlan Andib kepada aceHTrend mengatakan Gampong Seumirah saat ini fokus pada budidaya ayam pedaging yang telah direncanakan sejak tahun 2018.

Kandang ayam dibangun dengan fasilitas pendukung serba otomatis. Termasuk membersihkan kotoran ayam secara otomatis. Kandang berkapasitas 24.000 ekor ayam, menyerap anggaran sekitar Rp1.2 miliar. Sumber dana dari DD selama dua tahun.

“Ayam potong baru bisa dipanen ketika berusia sekitar 35 hari. Untuk panen perdana ini ada sekitar 23.300 ekor, 500 ekor mati, 200 ekor lagi dibagikan kepada masyarakat,” kata Dahlan Andib.

Dahlan menjelaskan, pada panen perdana, mereka meraup untung Rp100 juta.

Keuchik Gampong Seumirah, Tgk Lukman menyebutkan BUMG Beudeuh Beusare menghasilkan ayam pedaging yang dipasarkan melalui perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan pihaknya.

“Ini tahap pertama, dan selanjutnya juga akan melakukan budidaya dengan jumlah yang sama dengan masa tiga bulan dua kali panen. Selain untuk BUMG, anggaran Dana Desa tahun ini juga difokuskan untuk BLT dengan jumlah anggaran 621 juta,” kata Lukman.

Lukman dengan bangga menjelaskan, kali ini pihaknya dapat menyantuni 37 orang yatim dan piatu, berupa pemberian uang dan sembako.

Sumber: acehtrend.com

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 gampongaceh.com