Connect with us

Parlemen

Peringkat Aceh Terjun Bebas Dalam MTQ Nasional 2020, Muslim DPRA Desak Pemerintah Aceh Harus Tanggung Jawab

Published

on

Gampongaceh.com-Banda Aceh. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dari Partai SIRA Muslim Syamsuddin S.T M.A.P menyoroti atas hasil pencapaian Aceh dalam ajang MTQ Nasional XXVIII 2020 di Padang, Sumatera Barat yang terjun bebas di peringkat Ke-22 Nasional dengan hanya mampu meloloskan satu wakilnya dalam daftar finalis.

Meski Provinsi Aceh menerapkan Syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari dan dijuluki Serambi Mekkah namun pada festival keagamaan islam tingkat Nasional tersebut Aceh harus mengakui keunggulan peserta dari provinsi lainnya di Indonesia.

Hal tersebut diutarakan oleh Muslim Syamsuddin S.T M.A.P berdasarkan keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional XXVIII Nomor 01/Kep.DH/MTQN-XXVIII/2020 tentang Penetapan Peserta Finalis pada Setiap Cabang dan Golongan MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang, yang ditetapkan pada Rabu (18/11/2020).

Muslim Syamsuddin S.T M.A.P saat dimintai keterangannya mengatakan ia mendapatkan kabar bahwa dari 60 kafilah dari Provinsi Aceh dalam ajang MTQ Nasional XXVIII 2020 di Padang, Sumatera Barat tidak seorangpun yang berhasil mendapatkan hasil yang memuaskan, hanya terdapat satu kafilah dari cabang Khat Golongan Dekorasi yang hanya meraih peringkat ketiga dan menjadi satu-satunya finalis dari Aceh yang melaju ketahap selanjutnya.

Muslim yang merupakan Anggota DPRA dari Partai SIRA ini sangat mengapresiasi semua kerja keras yang selama ini telah dilakukan oleh seluruh kafilah dan tim lainnya yang telah berusaha secara maksimal meskipun belum meraih hasil yang terbaik dalam ajang tersebut.

Dibalik itu semua tutur Muslim, ia sangat kecewa terhadap sikap Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh yang nampaknya tidak serius untuk mengurusi serta mengelola keikutsertaan para kafilah Aceh yang akan berjuang di kancah MTQ Nasional tahun 2020 ini.

“Saya melihat Pemerintah Aceh seperti lepas tangan setelah mengirimkan para perwakilan Aceh pada MTQ Nasional XXVIII 2020, terlihat Pemerintah Aceh seperti sedang menghadapi sebuah acara seremonial saja, tidak ada langkah yang serius dalam mengelola itu semua”. Ujar Muslim.

Selaku Anggota DPRA, Muslim menyampaikan rasa  kekecewaannya pada Pemerintah Aceh atas pencapaian Aceh di ajang MTQ Nasional XXVIII 2020 yang berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat.

“Jujur dalam hal ini saya sangat kecewa atas kinerja Pemerintah Aceh dalam menghadapi festival keagamaan tingkat nasional ini, nama besar aceh sebagai Serambi Mekkah yang kita banggakan selama ini berbanding terbalik dengan peringkat Aceh yang terjun bebas dalam ajang MTQ Nasional, bahkan berada dibawah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Aceh wajib bertanggung jawab akan hal ini”. Tambah Muslim.

Muslim mendesak kepada Pemerintah Aceh dalam waktu dekat wajib melakukan evaluasi secara menyeluruh dari tingkat atas hingga kebawah terkait keikutsertaan Aceh dalam ajang MTQ Nasional XXVIII 2020.

“Pemerintah Aceh harus mengevaluasi secara total dimana letak kesalahan dalam keikutsertaan MTQ  Nasional XXVIII 2020, kedepan faktor SDM dan pembinaan merupakan hal yang amat penting untuk dikelola dengan baik dan profesional, dan juga harus adanya regenerasi MTQ yang optimal, serta Pemerintah Aceh harus memberikan kontribusi anggaran yang maksimal karena dengan adanya manejemen anggaran yang memadai untuk para kafilah maka beberapa faktor diatas akan dapat berjalan sebagaimana mestinya”. Ujar Muslim

Diakhir penjelasannya Muslim Syamsuddin S.T M.A.P memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 60 kafilah asal Aceh yang ikut serta dalam ajang MTQ  Nasional XXVIII 2020 yang telah berjuang semaksimal mungkin demi mengharumkan nama Aceh ditingkat Nasional.

Ia mengatakan meskipun di tahun ini Aceh belum meraih hasil yang memuaskan namun perjuangan para kafilah harus diapresiasi, karena pada dasarnya ini semua bukan merupakan kesalahan dari para kafilah melainkan kegagalan dari Pemerintah Aceh dalam mengelola keikutsertaan Aceh dalam festival keagamaan tingkat Nasional ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Parlemen

Komisi V DPRA Kunker Ke Kemendes PDTT, Ini Harapan Muslim Syamsuddin Terkait Persoalan Transmigrasi Di Aceh

Published

on

By

Gampongaceh.com-Jakarta. Komisi V DPRA melakukan kunjungan kerja ke Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terkait persoalan transmigrasi yang sedang digagas oleh Pemerintah Pusat di Provinsi Aceh. (25/02/2021)

Rombongan Komisi V yang dipimpin oleh Reza Fahlevi Kirani, serta anggota Muslim Syamsuddin ST MAP, Fakhrurrazi H Cut, Ansari, dan Syamsyuri langsung diterima oleh Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Ir. Aisyah Gamawati , MM di Gedung Kemendes PDTT Pancoran Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan tersebut rombongan Komisi V DPRA ikut membahas berbagai persoalan salah satunya adalah terkait rencana Pemerintah Pusat melalui Kemendes PDTT yang akan melakukan program Transmigrasi dari Kota Malang Jawa Timur ke Kabupaten Simeulue Aceh, dimana DPRA merasa perlu menanyakan teknis pelaksanaannya pada Kemendes PDTT karena program tersebut telah menjadi atensi masyarakat lokal di Aceh.

Muslim Syamsuddin ST MAP salah satu rombongan Komisi V DPRA yang ikut dalam pertemuan tersebut berharap program yang akan memobilisasi penduduk dari luar Aceh ke Kabupaten Simeulue yang akan menjadi daerah tujuan Transmigrasi harus dipertimbangkan dengan baik oleh Kemendes PDTT terkait kuota penempatan penduduk lokal dan penduduk luar Aceh di lokasi transmigrasi agar tidak menjadi konflik sosial dikemudian hari.

“Saya berharap kepada Kemendes PDTT melalui Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi agar dapat dipertimbangkan kembali terkait jumlah kuota transmigrasi antara penduduk lokal dan penduduk luar Aceh, hal ini saya rasa sangat penting agar tidak menyebabkan ketimpangan dan konflik sosial di kemudian hari”. Ujar Muslim.

Politisi Partai SIRA ini juga mengatakan bahwa program Transmigrasi yang digagas oleh Kemendes PDTT harus memberikan asas manfaat kepada daerah yang telah ditetapkan menjadi lokasi program transmigrasi tersebut yaitu Kabupaten Simeulue.

“Pada dasarnya saya mendukung program Transmigrasi yang digadang-gadang oleh Kemendes PDTT, namun dengan satu syarat terpenting yaitu program tersebut jangan hanya semata-mata untuk mensejahterakan para transmigran dari luar aceh, namun juga harus dapat menimbulkan manfaat bagi penduduk lokal Aceh yang berada di lokasi transmigrasi baik dari aspek sosial, budaya dan ekonomi kerakyatan”. Tegas Muslim

Continue Reading

Parlemen

Muslim DPRA Nilai PAG Tidak Komitmen Terhadap Masyarakat Lingkungan

Published

on

By

Gampongaceh.com-Lhokseumawe. Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh melakukan pertemuan dalam rangka kunjungan kerja ke Perta Arun Gas (PAG) di Kota Lhokseumawe (28/01/2021)

Anggota DPRA Muslim Syamsuddin S.T M.A.P yang hadir dalam rombongan Komimi V saat dimintai keterangannya oleh media setelah rapat bersama pihak PAG mengaku sangat kecewa dengan kebijakan perusahaan khususnya terkait komitmen PAG terhadap masyarakat di lingkungan perusahaan.

Kekecewaan politisi Partai SIRA ini dikatakan karena menurutnya selama ini pihak Perta Arun Gas (PAG) terkesan belum seutuhnya mengakomodir kepentingan masyarakat lingkungan dalam hal penerimaan pekerja, ia berharap kedepan pihak PAG harus mengevaluasi secara menyeluruh terhadap penerimaan baik tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja lingkungan.

“Saya sangat kecewa, sekelas perusahaan PAG yang beroperasi di Lhokseumawe Aceh Utara harusnya lebih memprioritaskan masyarakat lokal dan masyarakat yang berada di lingkungan perusahaan saat adanya penerimaan tenaga kerja, hal ini sangat penting karena jangan sampai masyarakat yang hidup di sekitar wilayah perusahaan terkesan tidak diakomodir kepentingannya oleh PAG, (bek sampek buya krueng teuduek-duek, buya tamoeng yang meuraseuki)”. Ujar Muslim

Muslim yang merupakan Anggota DPRA Dapil V (Lhokseumawe dan Aceh Utara) menambahkan kedepan pihak PAG harus memenuhi hak-hak masyarakat lingkungan dan mengevaluasi kebijakan terhadap lingkungan, bukan hanya terkait penerimaan tenaga kerja saja namun juga tentang pembagian dana CSR perusahaan, dimana kedepan ia berharap dana CSR perusahaan harus lebih optimal dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lingkungan.

“Saat pertemuan tadi pihak PAG mengakui selama ini menyalurkan dana CSR melalui pihak ketiga, kedepannya mereka berjanji akan membuat kebijakan tentang penyaluran dana CSR secara langsung terhadap masyarakat lingkungan, ini merupakan kebijakan baru yang bagus dan saya akan mendukung karena masyarakat lingkungan akan merasakan manfaat kehadiran perusahaan ditengah-tengah lingkungan mereka. Tegas Muslim

Kunjungan kerja DPRA ke Perta Arus Gas di Kota Lhokseumawe ini diketuai oleh Ketua Komisi V DPRA M. Rizal Fahlevi Kirani dan juga ikut dihadiri oleh Wakil Ketua H. Asib Amin serta beberapa anggota yaitu, Muslim Syamsuddin, Ansari Muhammad, Tarmizi SP, dr Purnama Setia Budi, Salihin, Fakhurrazi H Cut, Syamsyuri, Noranita dan Sofyan Puteh. (*)

Continue Reading

Parlemen

Muslim DPRA Minta Bupati Aceh Utara Mengkaji Kembali Peraturan Tentang Jerih Aparatur Gampong

Published

on

By

Gampongaceh.com-Banda Aceh. Masyarakat Aceh Utara khususnya para aparatur gampong akhir-akhir ini ramai membicarakan terkait beredarnya draft Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Utara Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Pengalokasian Alokasi Dana Gampong Dalam Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2021 yang menjadi pembicaraan di berbagai media.(27/1/2021)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Muslim Syamsuddin S.T M.A.P meminta kepada Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib mengkaji kembali secara mendalam peraturan yang akan dikeluarkannya tersebut agar tidak menjadi polemik di masyarakat seperti pengurangan jerih penghasilan Aparatur Gampong di Aceh Utara yang mengakibatkan kegaduhan di masyarakat.

“Saya selaku Anggota DPRA Dapil V Lhokseumawe-Aceh Utara mendesak Bupati Aceh Utara agar mempertimbangkan kembali keputusan yang telah diambil menyangkut dengan pengurangan berbagai anggaran termasuk salah satunya anggaran jerih penghasilan aparatur gampong”. Ujar Muslim 

Saat dimintai keterangannya lebih lanjut oleh media, Politisi Partai SIRA ini mangatakan bahwa Bupati Aceh Utara beserta jajarannya harus mencari solusi lain terkait masalah ini agar dapat diterima oleh semua pihak.

Muslim beranggapan bahwa keadaan Kabupaten Aceh Utara terlihat sudah sangat kronis di bidang angaran hingga mengorbankan hajat hidup para aparatur gampong dengan memangkas penghasilan mereka.

“Kondisi anggaran di Aceh Utara sedang kronis, berbagai permasalahan terkait penganggaran sedang terjadi, namun memangkas dan mengurangi penghasilan apatur gampong itu bukan solusi karena para apatur gampong sangat membutuhkan jerih yang layak untuk menunjang kinerja mereka”. Tambah Muslim

Perlu diketahui bahwa dalam draft Perbup No. 3 Tahun 2021 tersebut, pada Bab V Tentang Penggunaan ADG Pasal 8 ayat (2) disebutkan bahwa “Penyediaannya penghasilan tetap Geuchik sebagaimana yang dimaksud pada pasal (1) huruf a diberikan perbulan sebesar Rp. 2.426.640,- selama 12 (dua belas) bulan”

Pasal 8 Ayat (3) disebutkan jenis aparatur gampong yang meliputi Keurani Gampong Non PNS (Sekdes), Keurani Cut Urusan Umum dan Perencanaan, Keurani Cut Urusan Keuangan, Kepala Seksi Pemerintahan dan Kemasyarakatan, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan, dan Ulee Jurong.

Pasal 8 ayat (4) berbunyi “Penyediaan penghasilan tetap untuk Perangkat Gampong sebagimana dimaksud pada ayat (3) huruf a diberikan perbulan sebesar Rp. 600.000,-selama 12 (dua belas) bulan atau terhitung sejak tanggal pengangkatan”.

Pada ayat selanjutnya di sebutkan pula bahwa gaji Kaur dan Kepala Seksi sebesar Rp. 450.000,- sedangkan tunjangan untuk jerih Ketua Tuha Peut sebesar Rp.600.000,- / bulan, wakil Tuha Peut Rp. 325.000,- / bulan, dan anggota sebesar Rp. 260.000,- / bulan.

Adapun Operator Desa mendapat tunjangan sebesar Rp. 300.000,-/bulan yang dibayar selama 12 bulan.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 gampongaceh.com