Connect with us

Kolom Fachrul Razi

Senator Aceh dan Wali Nanggroe Diskusi Santai Bersama Kapolres Aceh Barat

Published

on

Gampongaceh.com-Meulaboh. Senator Aceh H. Fachrul Razi M.I.P yang juga Ketua Komite I DPD RI dan Wali Nanggroe Tengku Malik Mahmud Al Haythar melakukan Coffe Break bersama Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda S.IK, Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (31/10/2020)

Pertemuan Coffe Break sekaligus silaturrahmi tersebut bertempat di Gampong coffee setelah selesai pembukaan acara Partai Aceh di salah satu hotel di Meulaboh Aceh Barat.

Acara silaturahmi tersebut turut dihadiri juga beberapa tokoh dari Partai Aceh, Ketua Kadin, Ketua PP, dan Direktur PT Haba Aceh Barat.

Dalam kesempatan silaturahmi tersebut senator Fachrul Razi Menyampaikan bahwa pertemuan silaturahmi hanya membicarakan permasalahan seputar Aceh Barat. “Pembicaraan secara santai, tidak ada yang terlalu serius, pembicaraan antar sahabat yang kembali dipertemukan di Aceh Barat,” jelas Fachrul Razi.

Kapolres Aceh Barat, Argamuda “Pertemuan coffee Break ini adalah ajang mempererat tali silaturahmi antara beberapa tokoh Aceh Barat dengan tokoh Provinsi maupun Pusat sekaligus adat pemulia jame yang sudah berkunjung ke Aceh Barat,” Ucapannya.

Direktur PT Haba Aceh Barat, Chairullah juga menyampaikan “saya berterimakasih kepada Wali Nanggroe, Senator DPD RI dan Pengurus Partai Aceh yang sudah datang kota Meulaboh sehingga dengan adanya kegiatan Partai Aceh tersebut sedikitnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Meulaboh” ujarnya (HAB)

Sumber: Habaacehbarat.com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolom Fachrul Razi

Peringati Hari Pahlawan, Senator Fachrul Razi : Dokter Dan Wartawan Adalah Garda Terdepan Pahlawan Kemanusiaan Saat Ini

Published

on

By

Gampongaceh.com-Lhokseumawe. Senator Fachrul Razi, Senin sore (9/11) menjadi narasumber pada Diskusi Publik dan Sosialisasi Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Lhokseumawe dan PPWI Aceh Utara.

Diskusi publik mengangkat tema ” Pewarta Warga, Pahlawan di Era Digital” bertempat di FN Coffee, Kota Lhokseumawe.

Senator dalam paparannya mengatakan Era Covid saat ini patut kita apresiasi terutama kepada Dokter serta profesi Jurnalis sebagai garda terdepan Pahlawan Kemanusiaan. 

” Covid sampai sekarang masih menjadi alat konspirasi dunia. Hingga saat ini kita ketahui profesi dokter dan wartawan/jurnalis menjadi garda terdepan pejuang kemanusiaan sepatutnya maka dihari pahlawan tahun ini mereka patut diberikan penghargaan” ujar Senator Fachrul Razi

Selain Covid, Senator turut menyinggung Abuse of Power, Abuse of Power Dinasti Politik, Penyalahgunaan kekuasaan, dalam bentuk “penyimpangan dalam jabatan” atau “pelanggaran resmi” adalah tindakan yang melanggar hukum, yang dilakukan dalam kapasitas resmi, yang memengaruhi kinerja tugas-tugas resmi.

Sedangkan terkait dinasti politik, kekuasaan di tingkat daerah cenderung dipegang oleh keluarga penguasa politik yang sama.

” terutama terkait pelaksanaan pilkada desember 2020 banyak kita temui dinasti politik yang bermain, tak terkecuali di Aceh ” tuturnya. 

Di era digital dan masa pandemi ini kita dituntut untuk bisa beradaptasi dengan teknologi agar bisa memanfaatkannya secara maksimal. Hampir semua kegiatan sudah dikaitkan langsung dengan teknologi dan digital, termasuk pemasaran atau marketing.

Media menurutnya dapat mempengaruhi keadaan bawah sadar manusia, sebab ada unsur-unsur tertentu dalam media yang menggiring manusia untuk segera mengambil sikap tertentu sebelum memahami sepenuhnya konten atau muatan yang ditransfer melaluinya. Oleh karena itu media menjadi domain berkecimpungnya individu dalam berbagai kegiatan dan aktivitas virtual melalui identitas siber atau diri virtual.

Seperti diketahui, Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November. Untuk tahun ini, Hari Pahlawan jatuh pada Selasa, (10/11/2020). Peringatan Hari Pahlawan 10 November adalah untuk mengingat pertempuran Surabaya yang terjadi pada 1945. (**/mi)

Continue Reading

Kolom Fachrul Razi

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi M.I.P Mengutuk Pernyataan Presiden Francis

Published

on

By

Gampongaceh.com-Jakarta. Ketua komite I DPD RI H. Fachrul Razi, MIP mengutuk keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah memicu kemarahan umat Islam di berbagai belahan dunia.

“Umat Islam di Indonesia mengutuk keras pernyataan Presiden Prancis yang telah menghina agama Islam beserta dengan Rasulullah SAW,” kata Fachrul Razi, Selasa (3/11).

Menurutnya, pernyataan Macron tersebut tidaklah mencerminkan seseorang yg memiliki mental yang sehat. Macron telah gagal paham dalam mengartikan makna kebebasan berpendapat, sehingga dengan mudahnya melukai perasaan jutaan umat Muslim di seluruh dunia, idealnya, para pemimpin di dunia saat ini harus bersatu dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19) bukan malah menebarkan benih-benih permusuhan antar sesama.

“Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron sungguh tidak bisa di terima, Dia harus meminta maaf secara terbuka kepada seluruh umat Muslim di dunia, dan tidak cukup disitu saja, Macron harus di seret ke Mahkamah Internasional karena telah melanggar HAM berat” tegas Senator asal Aceh tersebut.

Ditengah krisis seperti sekarang ini, dunia harus mengedepankan persatuan dan toleransi beragama untuk membangun dunia yang lebih baik,” tutup Fachrul Razi. (**)

Continue Reading

Kolom Fachrul Razi

Fachrul Razi: Pandemi Demokrasi Dan Pilkada di Masa Pandemi

Published

on

By

Gampongaceh.com-Jakarta. Adalah fenomena yg terjadi pada pilkada serentak 2020 saat ini. Banyak fenomena-fenomena menarik lainnya yg terjadi pada pilkada 2020 ini, antara lain netralitas ASN semakin mengkhawatirkan, fenomena kotak kosong semakin meningkat yg sejalan dgn meningkatnya calon tunggal, melanggengkan dinasti politik, dan politik uang semakin sulit di kontrol.

Hal ini terungkap dalam konsinyering penyiaran pilkada serentak 2020 dalam rangka mencari pemimpin pilihan rakyat (8/10). Acara yg diselenggarakan TVRI ini mengundang sejumlah Narasumber salah satunya Fachrul Razi selaku Ketua Komite 1 DPD RI

Razi menjelaskan bahwa sudah banyak pihak yang meminta penundaan pilkada akan tetapi pilkada tetap jalan mulai dari Komite 1 DPD RI, Mantan Wapres Jusuf Kala, Ormas Islam NU dan Muhammadyah, hingga tokoh politik dan akademisi, bahkan komnas HAM. Update informasi saat ini rata-rata harian peningkatan penularan covid-19 mencapai 4000-an dan sepertinya belum adanya indikasi akan menurun.

Komite I DPDRI tidak hanya meminta pemerintah untuk menunda Pilkada serentak 2020 akan tetapi juga menawarkan jalan tengah yaitu melaksanakan pilkada secara asimetris dimana daerah-daerah yang tinggi atau zona merah dipilih oleh DPRD.

Sementara itu dalam dialog, Desi dari TVRI berpendapat bahwa walau bagaimanapun pilkada tetap dilaksanakan karena begitu banyak sumberdaya yg sudah dialokasikan baik oleh paslon maupun pihak-pihak lain yg terlibat dalam pilkada. Artinya Pilkada dapat menstimulus perekonomian di daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

Berkaitan dengan mengawal demokrasi di daerah dengan indikasi dinasti politik, TVRI punya program pendidikan pemilih pada pilkada 2020 ini, TVRI tidak akan membuka perdebatan paslon akan tetapi lebih kepada edukasi bagi pemilih dengan mengundang narasumber dari akademisi, tokoh masyarakat, dan anggota DPD dari daerah yg ikut pilkada.

Menanggapi hal tersebut, Fachrul Razi menegaskan bahwa Komite 1 sangat mendukung adanya edukasi politik yg dilakukan TVRI dan TVRI bisa fokus pada daerah yg memiliki fenomena dinasti politik, kotak kosong, atau kriteria lainnya agar masyakat dapat pemahaman yang baik.

Komite 1 DPD RI sebenarnya menawarkan solusi bagi kondisi pilkada saat ini dgn menginisiasi RUU Pilkada perubahan UU No 10/2016. Komite 1 DPD RI menawarkan solusi untuk meminimalisir politik uang, mencegah calon tunggal, dan dinasti politik. Disamping itu, Komite 1 DPD RI mengusulkan pendanaan Pilkada dari APBN, tidak menggunakan APBD karena sangt rawan sipolitisir untuk kepntngan calon tertentu.

Sebagai penutup, Razi mengharapkan media khususnya media televisi daoat menjadi media edukasi politik bagi masyarakat khususnya masyarakat daerah dimana siaran TVRI menjangkau sampai ke pelosok daerah.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 gampongaceh.com